JUAL ALAT PERAGA EDUKATIF (APE) ~ MAINAN EDUKATIF PAUD Terlengkap

Permainan Edukatif sebagai Media Belajar Anak Usia Dini 

Mainan Edukasi Murah,Toko Mainan Edukasi - Permainan Anak Untuk Segala Usia‎,Jual Mainan Edukasi Berkualitas, Terbaru & Terlengkap,Mainan Edukatif Anak|Mainan Edukatif|Mainan Anak,Mainan Edukasi - Jual Mainan Anak Edukasi | Toko Edukasi,mainan edukatif, cerdas dengan bermain. ... mainan edukatif - mainan anak - mainan kayu - kaos kata-kata - puzzle kayu - papan fanel - buku kain - mainan,sentra mainan edukatif, mainan kayu, murah dan berkualitas untuk membantu tumbuh kembang anak usia dini,Mainan Kayu Mainan Kayu Edukatif ,grosir mainan edukatif,jenis-jenis alat permainan edukatif - ape - ANAK PAUD,Membuat APE PAUD TK,Pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE),Contoh APE PAUD,Alat Permainan Edukatif -APE PAUD-TK,MAINAN EDUKATIF ( APE ) PAUD TK ~ BALOK NATURAL,(APE PAUD) ~ (Mainan Edukatif ),Alat Edukatif PAUD‎,alat permainan edukatif paud
Mainan Edukasi Murah,Toko Mainan Edukasi - Permainan Anak Untuk Segala Usia‎,Jual Mainan Edukasi Berkualitas, Terbaru & Terlengkap,Mainan Edukatif Anak|Mainan Edukatif|Mainan Anak,Mainan Edukasi - Jual Mainan Anak Edukasi | Toko Edukasi,mainan edukatif,
Mainan Edukasi Murah,Toko Mainan Edukasi - Permainan Anak Untuk Segala Usia‎,Jual Mainan Edukasi Berkualitas, Terbaru & Terlengkap,Mainan Edukatif Anak|Mainan Edukatif|Mainan Anak,Mainan Edukasi - Jual Mainan Anak Edukasi | Toko Edukasi,mainan edukatif,
Add caption
Mainan Edukasi Murah,Toko Mainan Edukasi - Permainan Anak Untuk Segala Usia‎,Jual Mainan Edukasi Berkualitas, Terbaru & Terlengkap,Mainan Edukatif Anak|Mainan Edukatif|Mainan Anak,Mainan Edukasi - Jual Mainan Anak Edukasi | Toko Edukasi,mainan edukatif,
Add caption
Mainan Edukasi Murah,Toko Mainan Edukasi - Permainan Anak Untuk Segala Usia‎,Jual Mainan Edukasi Berkualitas, Terbaru & Terlengkap,Mainan Edukatif Anak|Mainan Edukatif|Mainan Anak,Mainan Edukasi - Jual Mainan Anak Edukasi | Toko Edukasi,mainan edukatif,
Add caption
Mainan Edukasi Murah,Toko Mainan Edukasi - Permainan Anak Untuk Segala Usia‎,Jual Mainan Edukasi Berkualitas, Terbaru & Terlengkap,Mainan Edukatif Anak|Mainan Edukatif|Mainan Anak,Mainan Edukasi - Jual Mainan Anak Edukasi | Toko Edukasi,mainan edukatif,
Add caption

 Pendidikan anak usia dini merupakan pondasi bagi dasar perkembangan anak. Anak yang mendapat, bimbingan , pembinaan dan rangsangan sejak dini akan meningkatkan kesehatan, perkembangan fisik dan mental yang akan berdampak pada kesiapan belajar pada akhirnya anak akan lebih mampu untuk mandiri dan mengoptimalkan potensi yang sudah dimilikinya.
Mainan Edukasi Murah,Toko Mainan Edukasi - Permainan Anak Untuk Segala Usia‎,Jual Mainan Edukasi Berkualitas, Terbaru & Terlengkap,Mainan Edukatif Anak|Mainan Edukatif|Mainan Anak,Mainan Edukasi - Jual Mainan Anak Edukasi | Toko Edukasi,mainan edukatif,
Add caption


Sebagaimana telah kita ketahui bahwa anak memiliki karakter yang khas dan unik baik secara fisik maupun mental, oleh karena itu strategi dan metode pengajaran yang diterapkan harus sesuai dengan kekhasan anak yaitu dengan strategi bermain sambil belajar atau belajar seraya bermain. Bermain merupakan sarana untuk menggali pengalaman belajar yang sangat berguna untuk anak. Bermain juga dapat menjadi sarana untuk mengembangkan kreativitas dan daya cipta , karena bermain adalah sumber pengalaman dan uji coba.

Bermain dari segi pendidikan adalah kegiatan permainan menggunakan alat permainan mendidik serta alat yang bisa merangsang perkembangan aspek kognitif, emosi, sosial, dan fisik yang dimiliki anak. Dalam makalah ini akan dibahas tentang permainan yang mendidik yaitu permainan edukatif.
Mainan Edukasi Murah,Toko Mainan Edukasi - Permainan Anak Untuk Segala Usia‎,Jual Mainan Edukasi Berkualitas, Terbaru & Terlengkap,Mainan Edukatif Anak|Mainan Edukatif|Mainan Anak,Mainan Edukasi - Jual Mainan Anak Edukasi | Toko Edukasi,mainan edukatif,
Add caption


B. RUMUSAN MASALAH
1. Apa yang dimaksud dengan permainan edukatif?
2. Apa tujuan dan fungsi permainan edukatif bagi anak usia dini?
3. Apa saja alat permainan edukatif (APE)?



C. TUJUAN

1. Mengetahui definisi dari permainan edukatif
2. Mengetahui tujuan dan fungsi permainan edukatif bagi anak usia dini
3. Mengetahui alat permainan edukatif (APE)


BAB II
Mainan Edukasi Murah,Toko Mainan Edukasi - Permainan Anak Untuk Segala Usia‎,Jual Mainan Edukasi Berkualitas, Terbaru & Terlengkap,Mainan Edukatif Anak|Mainan Edukatif|Mainan Anak,Mainan Edukasi - Jual Mainan Anak Edukasi | Toko Edukasi,mainan edukatif,
Add caption

PEMBAHASAN

A. Pengertian Permainan Edukatif

Permainan edukatif adalah semua bentuk permainan yang dirancang untuk memberikan pengalaman pendidikan atau pengalaman belajar kepada para pemainnya, termasuk Permainan tradisional dan “modern” yang diberi muatan pendidikan dan pengajaran (Adams, 1975). Atas dasar pengertian itu, permainan yang dirancang untuk memberi informasi atau menanamkan sikap tertentu, misalnya untuk memupuk semangat kebersamaan dan kegotongroyongan, termasuk dalam kategori permainan edukatif karena permainan itu memberikan pengalaman belajar kognitif dan afektif. Dengan demikian, tidak menjadi soal apakah permainan itu merupakan permainan “asli” yang khusus dirancang (by design) untuk pendidikan ataukah permainan “lama” yang diberi nuansa atau dimanfaatkan (by utilization) untuk
Mainan Edukasi Murah,Toko Mainan Edukasi - Permainan Anak Untuk Segala Usia‎,Jual Mainan Edukasi Berkualitas, Terbaru & Terlengkap,Mainan Edukatif Anak|Mainan Edukatif|Mainan Anak,Mainan Edukasi - Jual Mainan Anak Edukasi | Toko Edukasi,mainan edukatif,
Add caption
pendidikan.

Permainan edukatif merupakan suatu kegiatan yang sangat menyenangkan dan dapat merupakan cara atau alat pendidikan yang bersifat mendidik dan bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan berbahasa, berpikir serta bergaul dengan lingkungan atau untuk menguatkan dan menterampilkan anggota badan si anak, mengembangkan kepribadian, mendekatkan hubungan antara pendidik dengan peserta didik, kemudian menyalurkan kegiatan anak didik dan sebagainya.
Mainan Edukasi Murah,Toko Mainan Edukasi - Permainan Anak Untuk Segala Usia‎,Jual Mainan Edukasi Berkualitas, Terbaru & Terlengkap,Mainan Edukatif Anak|Mainan Edukatif|Mainan Anak,Mainan Edukasi - Jual Mainan Anak Edukasi | Toko Edukasi,mainan edukatif,
Add caption


Permainan edukatif juga dapat berarti sebuah bentuk kegiatan yang dilakukan untuk memperoleh kesenangan dari cara atau media pendidikan yang digunakan dalam kegiatan bermain, yang disadari atau tidak, memiliki muatan pendidikan yang dapat bermanfaat dalam mengembangkan diri peserta didik. Artinya, permainan edukatif merupakan sebuah bentuk kegiatan mendidik yang dilakukan dengan menggunakan cara atau media permainan yang bersifat mendidik. Ringkasnya, permainan edukatif adalah permainan yang bersifat mendidik.

Dunia anak adalah dunia bermain, melalui bermain anak memperoleh pelajaran yang mengandung aspek perkembangan kognitif, sosial, emosi dan perkembangan fisik. Melalui kegiatan bermain dengan berbagai permainan anak dirangsang untuk berkembang secara umum baik perkembangan berpiikir, emosi maupun
Mainan Edukasi Murah,Toko Mainan Edukasi - Permainan Anak Untuk Segala Usia‎,Jual Mainan Edukasi Berkualitas, Terbaru & Terlengkap,Mainan Edukatif Anak|Mainan Edukatif|Mainan Anak,Mainan Edukasi - Jual Mainan Anak Edukasi | Toko Edukasi,mainan edukatif,
sosial.

Pendidikan anak usia dini (0-8tahun) merupakan tempat belajar sekaligus bermain bagi anak-anak. Anak-anak diajarkan mengenal aturan, disiplin, tanggung jawab dan kemandirian dengan cara bermain. Anak juga diajarkan bagaimana mereka harus menyesuaikan diri dengan lingkungannya, berempati dengan temannya, tentunya juga berlatih bekerja sama dengan anak yang lain.

Melalui kegiatan bermain yang mengandung edukasi, daya pikir anak terangsang untuk merangsang perkembangan emosi, perkembangan sosial dan perkembangan fisik. Setiap anak memiliki kemampuan dan ketertarikan bermain yang berbeda tergantung dari perkembangan anak. Dari permainan juga biasanya akan menimbulkan fantasi-fantasi besar oleh anak, dan tentu akan semakin menambah rasa ketertarikan anak pada mainan tersebut.
Mainan Edukasi Murah,Toko Mainan Edukasi - Permainan Anak Untuk Segala Usia‎,Jual Mainan Edukasi Berkualitas, Terbaru & Terlengkap,Mainan Edukatif Anak|Mainan Edukatif|Mainan Anak,Mainan Edukasi - Jual Mainan Anak Edukasi | Toko Edukasi,mainan edukatif,
Add caption

Permainan edukatif penting bagi anak-anak, disebabkan karena :
1. Permainan edukatif dapat membantu anak dalam mengembangkan dirinya.
2. Permainan edukatif mampu meningkatkan kemampuan berkomunikasi bagi anak.
3. Permainan edukatif mampu membantu anak dalam menciptakan hal baru atau memberi inovasi pada suatu permainan.
4. Permainan edukatif mampu meningkatkan cara berpikir pada anak.
5. Permainan edukatif mampu meningkatkan perasaan anak.
6. Permainan edukatif mampu meningkatkan rasa percaya diri pada anak.
7. Permainan edukatif mampu merangsang imajinasi pada anak.
8. Permainan edukatif dapat melatih kemampuan bahasa pada anak
9. Permainan edukatif dapat membentuk moralitas anak.
10. Permainan edukatif dapat mengembangkan rasa sosialisasi pada anak.

Dalam menentukan permainan edukatif, orang tua atau pendidik harus pintar dalam memilih, karena tidak semua yang harganya mahal dan modern itu bersifat mendidik, bisa jadi itu hanya menanamkan sifat konsumtif pada anak. Selayaknya orang tua dirumah dan pendidik di sekolah dapat memilih dan menyediakan media-media yang dapat mendukung perkembangan kepribadian anak, yang menyangkut fisik, intelektual, sosial, moral dan emosional anak.

B. Tujuan dan Fungsi Permainan Edukatif bagi Anak Usia Dini

Permainan secara garis besar dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu permainan rekreatif dan permainan edukatif. Permainan rekreatif adalah permainan yang bersifat menyenangkan dan menumbuhkan imajinasi yang tinggi dan biasanya dibuat dengan teknologi yang tinggi pula, contohnya mobil-mobilan, robot-robotan, dll. Sedangkan permainan edukatif adalah permainan yang menyenangkan dirancang untuk tujuan latihan tertentu, atau sebagai sarana untuk melatih kemampuan anak.

Tujuan permainan edukatif bagi anak usia dini:

1. Mengembangkan keterampilan motorik halus dan wawasan berpikir anak
Dengan bergerak, seperti berlari atau melompat, seorang anak akan terlatih motorik kasarnya, sehingga memiliki sistem perototan yang terbentuk secara baik dan sehat. Kemampuan motorik halusnya akan terlatih dengan permainan puzzle, membedakan bentuk besar dan kecil, dan sebagainya.

2. Mengembangkan Kemampuan Sosial-Emosional
Anak melakukan aktivitas bermain karena ia merasa senang untuk melakukannya. Pada tahap-tahap awal anak melakukan aktivitas bermain karena ia merasa senang untuk melakukannya. Pada tahap-tahap awal kembangannya, orang tua merupakan kawan utama dalam bermain. Pergeseran akan terjadi seiring dengan bertambahnya umur anak, terutama setelah memasuki usia sekolah. Di sekolah, anak akan mengalami proses sosialisasi bergaul dengan kawan sebaya dan dengan gurunya.

3. Mengembangkan Kemampuan Kognisi (Kecerdasan)
Prinsip-prinsip pada permainan edukatif:

1. Prinsip Produktivitas
Permainan edukatif harus dapat mengembangkan sikap produktif pada diri anak sebagai pengguna dan pemain dalam permainan itu sendiri. Sehingga dari permainan itu akan mengena dan tersimpan di memori anak sehingga suatu saat anak mampu menginovasi atau menciptakan sesuatu yang baru.
2. Prinsip Aktivitas
Permainan edukatif harus mampu mengembangkan sikap aktif pada anak. Sehingga permainan edukatif mampu mengembangkan motorik kasar dan motorik halus pada anak.
3. Prinsip Efektivitas dan Efisiensi
Prinsip ini menjadi tolak ukur dari efek permainan edukatif yang digunakan. Jadi dalam hal ini guru sebagai fasilitator dituntut cerdas untuk memilih permainan edukatif yang memiliki muatan pendidikan dan cocok untuk anak.
4. Prinsip Kreativitas
Melalui permainan, diharapkan anak mampu merancang sesuatu yang baru dan berbeda dan menimbulkan kepuasan pada anak. Meskipun permainan itu mudah dan murah, tapi anak akan tetap memiliki rasa penasaran untuk membongkar atau merusaknya.
5. Prinsip Mendidik dengan Menyenangkan
Permainan eduukatif harus memperhatikan sisi kemampuan anak. Dari permainan diharapkan anak merasa senang dengan permainan yang dimainkan namun, tanpa disadari ternyata permainan yang dikembangkan bermanfaat untuk mengembangkan IQ, EQ danSQ .

Pelaksanaan dalam permainan edukatif:
Yang perlu diperhatikan dalam permainan edukatif yaitu :
1. Penataan lingkungan, dalam penataan permainan edukatif berbeda dengan alat rekreatif, untuk alat ini harus tertutup dan diberikan sesuai dengan rencana pembelajaran yang akan diberikan.
2. Pengarahan sebelum bermain, dalam kesempatan ini guru harus memperkenalkan alat yang akan dipakai, memberikan cara atau aturan dalam menggunakan alat, kapan memulai dan mengakhiri, dan merapikan kembali alat.
3. Pelaksanaan permainan, sebaiknya guru memberikan contoh dalam melaksanakan permainan, memberikan motivasi, memberikan bantuan anak yang membutuhkan, mencobakan dengan cara lain untuk memperkaya pengalaman anak, dan mendokumentasikan hasil yang dicapai anak.
4. Kegiatan setelah bermain, yaitu membereskan alat, jika anak belum terbiasa, anak harus dilibatkan dalam membereskan.

Jika dilihat dari fungsi permainan terhadap perkembangan pribadi anak akan terlihat berbagai fungsi permainan dalam mendukung perkembangan anak tersebut, seperti kesimbangan mental, kestabilan emosi, kecepatan berfikir, daya konsentrasi, sosialisasi, kepemimpinan dan lain-lain.

1. Fungsi permainan terhadap perkembangan mental.
Seseorang dikatakan memiliki perkembangan mental apabila terpenuhi segala kebutuhan secara memuaskan. Yang menjadi masalah disini adalah, tidak semua kebutuhan terpenuhi, karena datangnya silih berganti, baik kebutuhan jasmani maupun rohani. Kadang-kadang untuk memenuhi kebutuhan yang satu, bertentangan dengan kebutuhan yang lain. Usaha yang dapat dilakukan dalam menyeimbangkan mental adalan menerima dan memahami masalah-masalah tersebut. Permainan melatih anak untuk belajar mengatasi masalah atau problem solving karena dalam permainan terdapat masalah yang harus dipecahkan atau dipikirkan.

2. Fungsi permainan sebagai kestabilan emosi.
Seperti yang dikemukakan oleh Sukirno (1993:36) yang mengutip pendapat C. Cowwel dan L. France adalah : ”keseimbangan mental dapat dicapai atau diusahakan dengan mengadakan pendidikan emosi serta mengembangkan daya penyesuaian mengadakan pendidikan secara terarah”.
Permainan sebagai sarana yang dapat dipakai untuk melatih kestabilan emosi dan sebagai sarana penyesuaian terhadap emosi.

3. Fungsi permainan terhadap kecepatan proses berpikir
Dalam bermain diperlukan berpikir yang cepat dan tepat, hal ini menuntun anak untuk memiliki daya sensitifitas dan daya persepsi yang tinggi terhadap situasi yang dihadapinya. Contoh dalam permainan Puzzle, lego, scrabble dll. Mereka dalam menyelesaikan permainan diperlukan proses berpikir dan imajinasi yang tinggi.

4. Fungsi permainan terhadap daya konsentrasi
Konsentrasi atau pemusatan perhatian terhadap pelaksanaan suatu usaha adalah penting, permainan dapat dipakai sarana dalam melatih konsentrasi, contohnya seperti meronce, puzzle, maze, dll. Anak dalam melakukan kegiatan meronce harus memerlukan konsentrasi, kalau dilakukan berulang-ulang akan membantu anak berkonsentrasi.
Fungsi permainan terhadap pendekatan jarak sosial.
Bermain tidak membedakan suku, ras, keturunan, kaya atau miskin, semua mempunyai kepentingan yang sama, semua dapat bergembira, dan jenis permainan tidak menjadi tolak ukur kegembiraan. Anak-anak dapat bermain bersama. Permainan dapat digunakan sarana untuk menumbuhkan kepercayaan diri dan menjalin pergaulan antar sesama.

6. Fungsi permainan terhadap kepemimpinan
Dalam kegiatan bermain terdapat masalah-masalah yang timbul dalam permainan, sehingga anak dituntut untuk memiliki rasa tanggung jawab yang besar, kebiasaan untuk memberi dan menerima saran-saran, selalu melakukan tugas- tugas dengan penuh pengertian dan kerjasama dan dalam bermain akan menanamkan dan memupuk rasa demokrasi.

C. Alat Permainan Edukatif (APE)

Alat Permainan Edukatif (APE) adalah segala sesuatu yang dapat digunakan sebagai sarana atau alat permainan yang mengandung nilai pendidikan dan dapat mengembangkan seluruh aspek kemampuan anak, baik yang berasal dari lingkungan sekitar ( alam ) maupun yang sudah dibuat (dibeli).

Prinsip APE
a. Mengaktifkan alat indra secara kombinasi, sehingga dapat meningkatkan daya serap daya ingat anak didik.
b. Mengandung kesesuaian dengan kebutuhan aspek perkembangan, kemampuan, dan usia anak didik, sehingga tercapai indikator kemampuan yang harus dimiliki anak.
c. Memiliki kemudahan dalam penggunaanya bagi anak ,sehingga lebih mudah terjadi interaksi dan memperkuat tingkat pemahamannya dan daya ingat anak
d. Membangkitkan minat, sehingga mendorong anak untuk memainkannya
e. Memiliki nilai guna, sehingga besar manfaatnya bagi anak
f. Memiliki kesangkilan ( efisiensi ), sehingga mudah dan murah dalam pengadaan dan penggunaannya

Sifat Isi APE
a. Instruktif, mengandung pesan perintah yang harus dikerjakan (penugasan).
b. Informatif, mengandung pesan hal-hal baru yang harus diketahui anak.
c. Motivasi, dapat menggugah minat dan perhatian anak.
d. Rekreatif, memberikan rasa senang, aman, nyaman, gembira dan bahagia bagi anak.

Kriteria APE
Pada umumnya kriteria APE meliputi 3 bidang sebagai berikut :
a. Kesesuaian ( relevansi ), yaitu sesuai dengan karakteristik anak, rencana kegiatan belajar, indikator kemampuan.
b. Kemudahan yaitu mudah dibuat, dipergunakan.
c. Kemenarikan yaitu bentuknya menarik, dan dapat menggugah anak untuk memainkannya.

Kriteria umum diuraikan ke dalam tujuh unsur, yang disebut dengan 7 M:
a. Mudah yaitu mudah membuatnya, mudah memperoleh bahan dan alat, mudah digunakan oleh anak didik.
b. Murah artinya biaya dengan sedikit mungkin.
c. Menarik yaitu merangsang perhatian baik bentuk, warna, bahan sehingga anak tertarik untuk memainkannya.
d. Mempan yaitu sesuai dengan kebutuhan perkembangan , karakteristik, usia,minat dan kemampuan anak .
e. Mendorong yaitu dapat menggugah minat anak untuk bersikap atau berbuat yang positif baik untuk dirinya, orang lain maupun lingkungan.,
f. Mustari sesuai dengan kebutuhan dan minat anak dan sesuai dengan kondisi setempat
g. Manfaat yaitu bernilai dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak.

Manfaat APE

a. Melatih kemampuan motorik
Stimulasi untuk motorik halus diperoleh pada saat anak meraih dan mengambil mainannya, meraba, memgang dengan kelima jarinya, dan sebagainya. Sedangkan rangsangan motorik kasar didapat anak saat menggerak-gerakan mainnya, melempar, mengangkat, dan sebagainya.

b. Melatih konsentrasi
APE dirancang untuk menggali kemampuan anak, termasuk kemampuannya dalam berkonsentrasi dan fokus. Saat menyusun puzzel, katakannlah, anak dituntut untuk fokus pada gambar atau bentuk yang ada di depannya sehingga anak tidak berlari-larian atau melakukan aktifitas fisik lain sehingga konsentrasinya bisa lebih tergali. Tanpa konsentrasi, bisa jadi hasilnya tidak memuaskan.

c. Mengenalkan konsep logika sederhana
Anak dilatih untuk berfikir logis dengan mengikuti urutan atau aturan sederhana sesuai dengan permainan yang dimainkannya, dimana anak dapat berfikir secara logis untuk menentukan suatu keputusan antara satu konsep dengan konsep lain dari mainannya, misalnya dalam menyusun balok anak akan berfikir bahwa balok yang besar lebih baik jika diletakan di bagian bawah sebagai pondasi sehingg tidak menggangu keseimbangan bangunan yang dibuatnya.

d. Mengenal konsep sebab akibat
Anak akan belajar konsep-konsep sederhana tentang sebab dan akibat sesuatu. Contohnya, jika anak memasukan benda kecil ke dalam benda yang besar akan berhasil, sehingga anak memahami bahwa benda yang lebih kecil bisa dimuat dalam benda yang lebih besar. Sedangkan benda yang lebih besar tidak bisa masuk ke dalam benda yang lebih kecil. ini adalah pemahaman konsep sebab akibat yang sangat mendasar.

e. Melatih kemampuan verbal dan bahasa anak
Permainan edukatif sangat baik jika dibarengi dengan komunikasi yang terarah, ini dapat dilakukan dengan dialog atau teknik bercerita dan mendongeng untuk anak. Metode ini dapat memberikan manfaat tambahan bagi anak, yakni meningkatkan kemampuan berbahasan juga, kemampuan bersosialisasi dan komunikasi anak dengan orang lain.

f. Menambah pengetahuan dan wawasan
Permainan edukatif wawasan anak akan bertambah seiring dengan kemapuan anak untuk menjelajah aspek-aspek permainan tersebut. Eksplorasi anak terhadap kegiatan main memberikan hasil berupa proses penambahan pengetahuan dan wawasan baik segi bentuk, ruang dan ragam warna. yang pada intinya dapat menstimulasi panca indra anak, yang meliputi indera penglihatan, penciuman, pengecapan, perabaan dan pendengaran.

g. Mengenalkan warna, bentuk dan tekstur
Dari mainan edukatif ini, anak dapat mengenal raga/variasi bentuk dan warna. Ada benda berbentuk kotak, segiempat, bulat dengan berbagai warna; biru, merah, hijau, dan lain sebagainya.
Permainan edukatif harus mempunyai fungsi untuk mengembangkan berbagai aspek perkembangan anak, seperti motorik, bahasa, kecerdasan, dan sosialisasi. Selain itu alat permainan edukatif harus dapat dimainkan dengan berbagai variasi, tetapi jangan terlalu sulit sehingga anak akan mudah frustasi, atau terlalu mudah sehingga anak akan cepat bosan.Dalam memilih permainan edukatif, guru dan orang tua harus memperhatikan kelayakan dan kemanan mainan tersebut.

Syarat-syarat yang perlu diperhatikan dalam memilih permainan edukatif diantaranya:

1. Desain Mudah dan Sederhana
Sebaiknya desain permainan edukatif mempunyai desain yang sederhana. Hal paling penting adalah tepat dan mengena pada sasaran edukasi, sehingga anak tidak terbebani dengan kerumitannya.

2. Multifungsi
Permainan edukasi sesuai untuk anak lelaki atau perempuan, sehingga dapat juga dibentuk sesuai kreativitas dan keinginan anak.

3. Menarik
Permainan edukatif sebaiknya mampu memotivasi anak dan tidak memerlukan pengawasan yang intensif. Sehingga anak akan bebas mengekspresikan kekreatifannya.

4. Berukuran besar
Permainan edukatif sebaiknya berukuran besar karena kan memudahkan anak untuk memegangnya dan menghindari kemungkinan membahayakan misalnya dimasukkan ke mulut, maka sebaiknya memilih peralatan yang besar.

5. Awet dan sesuai kebutuhan
Hendaknya permainan edukasi tahan lama dan sesuai tujuan yang diinginkan, sesuai kebutuhan dan tidak menghabiskan ruangan.

6. Mendorong Anak untuk bermain bersama
Sebaiknya memilih permainan yang memberi kesempatan anak untuk bersosialisasi dengan temannya dengan segenap kreativitasnya.

7. Mengembangkan Daya Fantasi
Permainan edukasi diharapkan mampu mengembangkan daya fantasi dan imajinasi anak.

Walaupun alat permainan edukatifnya sederhana harus tetap menarik baik warna maupun bentuknya. Bila bersuara, suaranya harus jelas. Alat permainan edukatif harus mudah diterima oleh semua kebudayaan karena bentuknya sangat umum dan harus tidak mudah rusak. Kalau ada bagian-bagian yang rusak harus mudah diganti. Selain itu pemeliharaannya mudah, terbuat dari bahan yang mudah didapat, dan harganya terjangkau oleh masyarakat luas.

Jenis-jenis Alat Permainan Edukatif

1. Puzzle
Alat ini mempunyai fungsi untuk melatih motorik halus, yaitu melatih keterampilan tangan untuk persiapan menulis, persepsi visual yaitu untuk melatih pemahaman visual, dan problem solving yaitu anak dilatih untuk mencoba memecahkan masalah yang ada di puzzle itu, sehingga jumlah kepingan puzzle dapat dibuat seseuai dengan kemampuan anak.

2. Meronce / menjahit
Alat ini mempunyai fungsi untuk melatih motorik halus, yaitu melatih keterampilan tangan untuk persiapan menulis, koordinasi mata tangan, yaitu koordinasi dari mata dan tangan dalam rangka latihan keterampilan untuk dasar-dasar menulis konsep bentuk, dan konsep warna.

3. Balok membangun
Alat ini mempunyai fungsi untuk melatih motorik kasar, yaitu melakukan gerakan untuk mendukung aktvitas gerak secara keseluruhan, motorik halusnya yaitu melatih keterampilan tangan untuk persiapan menulis, koordinasi mata tangan, yaitu koordinasi dari mata dan tangan dalam rangka latihan keterampilan untuk dasar-dasar menulis, imajinasi dan daya cipta, yaitu untuk melatih anak untuk bereksplorasi menemukan hal-hal yang baru dan menciptakkan bentuk baru.

4. Puzzle kotak pos
Alat ini berfungsi untuk melatih konsep bentuk dan warna, perseps visual, yaitu untuk melatih pemahaman visual, koordinasi mata tangan, yaitu koordinasi dari mata dan tangan dalam rangka latihan keterampilan untuk dasar-dasar menulis.

5. Maze
Alat ini berfungsi untuk melatih konsentrasi, motorik halus.

6. Menara kelereng
Alat ini berfungsi untuk melatih kontak mata dan konsentrasi

7. Hammer
Alat ini berfungsi untuk melatih koordinasi mata tangan, motorik kasar dan motorik halus

8. Bentuk geometri dasar dan menengah
Alat ini berfungsi untuk melatih konsep bentuk dan konsep warna.


BAB III
PENUTUP


A. SIMPULAN

1. Permainan edukatif merupakan sebuah bentuk kegiatan mendidik yang dilakukan dengan menggunakan cara atau media permainan yang bersifat mendidik
2. Tujuan permainan edukatif untuk mengembangkan keterampilan motorik halus dan wawasan berpikir, mengembangkan kemampuan sosial-emosional, dan mengembangkan kemampuan kognisi (kecerdasan)
Fungsi permainan edukatif terdiri dari:
a. Fungsi perkembangan mental
b. Fungsi permainan sebagai kestabilan emosi
c. Fungsi permainan terhadap kecepatan proses berpikir
d. Fungsi permainan terhadap daya konsentrasi
e. Fungsi permainan terhadap pendekatan jarak sosial
f. Fungsi permainan terhadap kepemimpinan
3. Alat Permainan Edukatif (APE) adalah segala sesuatu yang dapat digunakan sebagai sarana atau alat permainan yang mengandung nilai pendidikan dan dapat mengembangkan seluruh aspek kemampuan anak, baik yang berasal dari lingkungan sekitar ( alam ) maupun yang sudah dibuat (dibeli).

B. IMPLIKASI

Dampak permainan edukatif bagi anak usia dini:
1. Mampu melatih konsentrasi pada anak
2. Mengajar dengan lebih cepat dengan waktu relatif singkat
3. Menambah daya pengertian dan ingatan
4. Membuat proses belajar menyenangkan
5. Mampu Mengatasi keterbatasan bahasa
6. Meningkatkan rasa sosialisasi pada anak
7. Meningkatkan kemampuan berkomunikasi pada anak

Untuk pemesanan atau informasi silahkan hubungi alamat kontak kami :
CV.ASAKA PRIMA | DUTA MEDIA GROUP.
PERCETAKAN & DISTRIBUTOR ALAT LAB & PERAGA PENDIDIKAN.
Workshop : Jl.Kebon Besar No.22 BatuCeper - Tangerang - Banten 15000.
Showroom & Marketing : Jl.Maulana Hasanudin No.52 Cipondoh - Tangerang 15000
Telp.021-55701397 – 021 55702265 /
Hp:0813.8053.7399./ 0877.7432.4146
PIN BB. 597572b0       
               http://www.asakaprima.com
Email :asakaprima@gmail.com
yahoo ID:dutamedia89

Share: